
Perkembangan seasoning di tahun 2025 menunjukkan arah yang semakin dinamis seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri makanan terhadap inovasi rasa. Bumbu perasa kini menjadi bagian penting dalam pengembangan produk, terutama pada makanan olahan dan snack, yang menuntut karakter rasa kuat, konsisten, dan mampu mengikuti tren konsumen yang cepat berubah.
Berdasarkan laporan dari Business Research Insights, nilai pasar global seasoning dan spices pada tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar USD 28,46 miliar, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan gabungan sekitar 7,3% hingga tahun 2035. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya konsumsi makanan siap saji, makanan ringan, serta kebutuhan industri akan seasoning yang dapat disesuaikan dengan preferensi pasar. Kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, menjadi salah satu wilayah dengan laju pertumbuhan yang signifikan karena budaya konsumsi makanan berbumbu yang kuat.
Seiring dengan pertumbuhan tersebut, peran perusahaan penyedia seasoning menjadi semakin penting dalam mendukung inovasi produk makanan. Di Indonesia, kebutuhan akan seasoning yang berkualitas dan fleksibel mendorong kolaborasi antara produsen makanan dengan penyedia bumbu profesional. Dalam konteks ini Islandsun Indonesia berperan sebagai mitra industri yang menyediakan berbagai solusi seasoning untuk mendukung pengembangan produk makanan dan snack, baik untuk pasar lokal maupun regional.
Pertumbuhan industri snack turut memperkuat permintaan terhadap seasoning. Menurut Global Growth Insights, sekitar 24% penggunaan seasoning global pada tahun 2025 berasal dari segmen makanan ringan, dengan tingkat pertumbuhan mencapai sekitar 7,2% CAGR hingga 2034. Snack modern tidak lagi mengandalkan rasa standar, melainkan membutuhkan formulasi seasoning yang mampu menghadirkan sensasi rasa berlapis dan konsisten, sekaligus sesuai dengan tren pasar.
Tren rasa pada 2025 juga menunjukkan kecenderungan ke arah eksplorasi yang lebih berani. Media dan pengamat industri seperti Food & Wine mencatat meningkatnya popularitas rasa pedas-asam, spicy fusion, serta adaptasi rasa khas makanan tertentu ke dalam format snack. Fenomena ini mendorong industri makanan untuk bekerja sama dengan penyedia seasoning yang mampu mengembangkan rasa secara presisi dan scalable, agar dapat diproduksi secara massal tanpa mengorbankan kualitas.
Pengaruh media sosial turut mempercepat siklus tren tersebut. Business Insider melaporkan bahwa rasa yang viral di platform digital sering kali menjadi pemicu peluncuran produk baru dalam waktu singkat. Kondisi ini menuntut fleksibilitas tinggi dari rantai pasok seasoning, mulai dari pengembangan formulasi hingga konsistensi produksi. Penyedia seasoning yang memahami dinamika pasar dan karakter konsumen memiliki peran strategis dalam membantu brand makanan merespons tren secara efektif.
Secara keseluruhan perkembangan seasoning di tahun 2025 mencerminkan sinergi antara pertumbuhan pasar, tren konsumen, dan peran pelaku industri. Dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi seasoning yang inovatif dan andal Islandsun Indonesia berada pada posisi strategis untuk mendukung perkembangan industri makanan dan snack melalui penyediaan seasoning yang relevan, berkualitas, dan mengikuti arah pasar global.